Dirgantara7Com//Maluku-namlea,Kepala Desa Karang Jaya La Eda bantah, dirinya tidak pinjam dana bumdes sebesar 10 Juta apalagi tanpa ada pengembalian
Hal ini dikatakan ketika di wawancarai pihak media kami tepatnya di ruang kerjanya Kantor Desa Karang Jaya Kecamatan Namlea kabupaten Buru provinsi maluku./17/5/2021
Hasil keterangan yang disampaikan oleh salah satu masyarakat desa karang jaya yang sengaja tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa Kepala Desa Karang Jaya dan perangkat desa pinjam uang bumdes sebesar 10 Juta tanpa ada pengembalian
Kejengkelan dirinya terhadap pengurus bumdes tersebut karena ketika itu dirinya ingin meminjam uang bumdes tersebut untuk menambah modal usahanya namun mereka mengatakan bahwa dana bumdes sudah tidak ada semuanya dipinjam oleh nasabah dalam desa
lebih menjengkelkan lagi bahwa kenapa perangkat desa pinjam uang selalu ada kok kami masyarakat pinjam selalu dengan alasan bahwa dana sudah habis,sebenarnya dana bumdes diperuntukan kepada siapa sih papar
Permintaanya juga kepada Pihak Penegak Hukum dalam hal ini Kejaksaan Negeri Buru agar dapat memeriksa Keuangan Bumdes Desa Karang Kaya karena diduga penggunannya salah sasaran dan tidak transparan
Mendengar hal tersebut pihak media kami melakukan konfermasi terhadap kepala desa karang jaya La Eda tepatnya diruang kerja beliau mengatakan kalau dirinya tidak pinjam uang Bumdes sebanyak 10 Juta apalagi tidak mengembalikan.ini tidak benar paparnya.
Kalau hal ini dipinjam olehnya maka dirinya hanya meminjam atas nama sebagai nasabah dan pengembaliannya juga sesuai aturan yaitu 10 %
Terlepas dari hal tersebut pihak media kami juga melakukan konfermasi terhadap ketua BPD Jakarya lewat telpon selulernya beliau mengatakan bahwa kepala desa tidak pinjam dana bumdes dirinya tidak tahu menahu lagi kalau kepala desa tersebut pinjam dana tersebut,kalaupun kepala desa pinjam mungkin juga pakai nama orang lain namun jakarya mengatakan harus ditelusuri dengan baik dulu pintanya
Rilis Syam)